new me
katanya
di path daily
banyak yang pergi di tahun 2016.
dan 2017 pun diawali demikian.
ada kecelakaan memakan korban jiwa.
Kerabat pun kehilangan anggota keluarganya.
memang Tuhan tak melihat kapan harus adanya yang pergi dari hidup ini.
2016 banyak yang dikerjakan meski agak banyak kekecewaan namun semua pelajaran
2017 di awali dengan perginya Mary yang ditembak karena melindungi Sherlock
tahun ini pula belum sekalipun saya berolahraga.
ada rencana untuk mencoba cabang lain
tapi mari kita lihat nanti
ada apa yang seru di tahun ini.
mari.
Monday, January 2, 2017
Tuesday, December 20, 2016
Sedikit-sedikit
salahin presiden. Ada isu negatif beredar seakan-akan "negara ini udah hancur !" "karena presidennya planga plongo dasar jongos !". Khalayak negeri ini sangat suka dengan berita negatif sehingga tidak pernah suka mencari sebuah sisi positif dari permasalahan atau sebuah kejadian.
yang paling hangat (karena baru dicetak) adalah uang baru. saya pribadi bahagia karena ada orang manado yang tercetak di uang. akhirnya kampung saya terkenal. tetapi di sisi lain banyak orang yang tidak bisa melihat hal ini secara netral. dia terus menggali apa saja kekurangan, kesesatan dan kebobrokan dari kebijakan ini. pokoknya harus salah dan ini pasti konspirasi.
marilah kawan, ketimbang mengisi hati dan pikiran dengan hal yang memperburuk penyakit hati.. kita telolet saja lah.
yang paling hangat (karena baru dicetak) adalah uang baru. saya pribadi bahagia karena ada orang manado yang tercetak di uang. akhirnya kampung saya terkenal. tetapi di sisi lain banyak orang yang tidak bisa melihat hal ini secara netral. dia terus menggali apa saja kekurangan, kesesatan dan kebobrokan dari kebijakan ini. pokoknya harus salah dan ini pasti konspirasi.
marilah kawan, ketimbang mengisi hati dan pikiran dengan hal yang memperburuk penyakit hati.. kita telolet saja lah.
Monday, December 19, 2016
merasa
hebat dengan diri sendiri karena masih bisa hidup dengan asupan yang seperti ini.
banyak ketidakpastian yang dipaksa menjadi pasti-pasti-pasti, meski pada akhirnya harus mengubah yang sudah rencanakan karena satu-dua-tiga hal mendesak secara internal.
mumpung masih 25 kita coba segala cara tuk dapatkan semua mimpi dan kesejahteraan yang mumpuni lahir dan bathin. kaya raya nan bahagia.
banyak ketidakpastian yang dipaksa menjadi pasti-pasti-pasti, meski pada akhirnya harus mengubah yang sudah rencanakan karena satu-dua-tiga hal mendesak secara internal.
mumpung masih 25 kita coba segala cara tuk dapatkan semua mimpi dan kesejahteraan yang mumpuni lahir dan bathin. kaya raya nan bahagia.
Saturday, November 26, 2016
Baru Saja Tiba
di atas tempat tidur selepas proses singkat tuk GRAND konser Paduan Suara Mahasiswa UGM yang termahsyur. Ikut membantu bersama Hanip seminggu ini membuat kerusuhan secara lahir dan bathin demi mencapai GRAND walau apa daya seminggu itu waktu yang tak cukup tuk membangun GRAND itu.
Sebal rasanya karena PSM UGM cukup apik secara produksi swara tetapi tidak didukung dengan hal teknis yang mumpuni sehingga bergantung pada orang lain yang hanya dipanggil ketika SEKETIKA akan konser.
Dalam hati tetap ada rasa bahagia karena bisa bantu-bantu konser yang uapik-banget ini, namun dalam lubuknya yang terdalam tetap sedih karena kok ya di umur Paduan Suara yang cukup tua ini masih bingung caranya bikin konser, toh setiap tahun kan ada kewajiban bikin.
***
Mungkin konser ini yang terakhir jika ada tawaran dari PSM mengenai konser GRAND ini. Tak rela aku membiarkan mereka tak belajar lebih jauh tentang dunia mereka sendiri.
Sebal rasanya karena PSM UGM cukup apik secara produksi swara tetapi tidak didukung dengan hal teknis yang mumpuni sehingga bergantung pada orang lain yang hanya dipanggil ketika SEKETIKA akan konser.
Dalam hati tetap ada rasa bahagia karena bisa bantu-bantu konser yang uapik-banget ini, namun dalam lubuknya yang terdalam tetap sedih karena kok ya di umur Paduan Suara yang cukup tua ini masih bingung caranya bikin konser, toh setiap tahun kan ada kewajiban bikin.
***
Mungkin konser ini yang terakhir jika ada tawaran dari PSM mengenai konser GRAND ini. Tak rela aku membiarkan mereka tak belajar lebih jauh tentang dunia mereka sendiri.
Friday, November 11, 2016
Budi
berpulang dini hari tadi. Orang yang selalu ada di samping saya ketika SMA, karena kita sama-sama Tenor di Paduan Suara. Tenor waktu itu sangat langka (saya aja sebenernya ga jelas suaranya) sehingga sempat hanya ada sepasang Tenor, saya dan Budi di beberapa lomba, salah satunya lomba paduan suara D'Best.
Talitha teman baik saya menyampaikan berita duka itu beberapa jam sebelum saya terbangun. Berita yang mengagetkan mengingat Budi masih muda dan harus meninggalkan kita semua.
Kenangan dengan Budi sejujurnya hanya sebatas lomba demi lomba Paduan Suara. Kenangan terbanyak dimiliki oleh Talitha yang sangat dekat dengan Budi. Kedekatannya muncul karena seringnya interaksi mereka di tim paduan suara. Budi yang sempat tidak memiliki ponsel, sempat harus ke Warnet setiap hari untuk berkomunikasi dengan Talitha (waktu itu warnetnya lagi promo, 1 jam seribu rupiah !). Cerita yang unik bagi hubungan mereka.
Talitha pun kerap menggambar (karena doi jago gambarnya, dulu sering saya utangin buat gambar sepatu buat kado, heuheuheu) Budi di kertas-kertas, mungkin sebagai ekspresi sayangnya kepada Budi ketika itu.
Waktu berjalan, Talitha harus kuliah di ITB dan 2 tahun kemudian Budi masuk komunikasi UI. Ada masa-masa Talitha jatuh hati kepada yang lain dan (tidak kaget sih) berakhir kepada Budi kembali. dari beberapa tahun bersama saya tidak banyak tahu kabar hubungan mereka hingga terakhir yang saya tahu Talitha dan Budi sempat pergi ke kondangan bersama.
Dini hari tadi, Budi pergi. Saya yang sempat berjuang bersama Budi saat SMA tentunya memiliki potongan memori yang terus ada di dalam kepala dan hati saya. Semoga Tuhan menerimanya dan Surga terbuka pintunya karena di sana sedang butuh Tenor yang tangguh (meski rada fals, hehe).
Kuat dan sehat selalu Talitha, Viva Grazia Vocalista,
Talitha teman baik saya menyampaikan berita duka itu beberapa jam sebelum saya terbangun. Berita yang mengagetkan mengingat Budi masih muda dan harus meninggalkan kita semua.
Kenangan dengan Budi sejujurnya hanya sebatas lomba demi lomba Paduan Suara. Kenangan terbanyak dimiliki oleh Talitha yang sangat dekat dengan Budi. Kedekatannya muncul karena seringnya interaksi mereka di tim paduan suara. Budi yang sempat tidak memiliki ponsel, sempat harus ke Warnet setiap hari untuk berkomunikasi dengan Talitha (waktu itu warnetnya lagi promo, 1 jam seribu rupiah !). Cerita yang unik bagi hubungan mereka.
Talitha pun kerap menggambar (karena doi jago gambarnya, dulu sering saya utangin buat gambar sepatu buat kado, heuheuheu) Budi di kertas-kertas, mungkin sebagai ekspresi sayangnya kepada Budi ketika itu.
Waktu berjalan, Talitha harus kuliah di ITB dan 2 tahun kemudian Budi masuk komunikasi UI. Ada masa-masa Talitha jatuh hati kepada yang lain dan (tidak kaget sih) berakhir kepada Budi kembali. dari beberapa tahun bersama saya tidak banyak tahu kabar hubungan mereka hingga terakhir yang saya tahu Talitha dan Budi sempat pergi ke kondangan bersama.
Dini hari tadi, Budi pergi. Saya yang sempat berjuang bersama Budi saat SMA tentunya memiliki potongan memori yang terus ada di dalam kepala dan hati saya. Semoga Tuhan menerimanya dan Surga terbuka pintunya karena di sana sedang butuh Tenor yang tangguh (meski rada fals, hehe).
Kuat dan sehat selalu Talitha, Viva Grazia Vocalista,
Tuesday, October 25, 2016
tak ada aktivitas
yang berarti dan menghasilkan pundi-pundi kehidupan.
oh.. belum. Belum ada untuk saat ini.
Ketika tak ada lagi kiriman dari investor pusat.
kini hidupku sedang di ujung tanduk di Jogja.
Tanpa pekerjaan yang pasti dan penghasilan yang berarti.
Sebenarnya ini hidup yang ideal, bisa ketemu orang banyak dan dolan-dolan agar sehat dan berkeringat. Tapi kurang baik untuk sebuah usaha mengejar kekayaan demi bertahan hidup hingga akhir tahun.
Tapi setiap harinya ku selalu membuang jauh keraguan mengenai Tuhan sang pencipta dan pemberi rizki. kuyakin Ia akan memberinya. Pasti.
oh.. belum. Belum ada untuk saat ini.
Ketika tak ada lagi kiriman dari investor pusat.
kini hidupku sedang di ujung tanduk di Jogja.
Tanpa pekerjaan yang pasti dan penghasilan yang berarti.
Sebenarnya ini hidup yang ideal, bisa ketemu orang banyak dan dolan-dolan agar sehat dan berkeringat. Tapi kurang baik untuk sebuah usaha mengejar kekayaan demi bertahan hidup hingga akhir tahun.
Tapi setiap harinya ku selalu membuang jauh keraguan mengenai Tuhan sang pencipta dan pemberi rizki. kuyakin Ia akan memberinya. Pasti.
Friday, October 7, 2016
Orang Indonesia
asli itu rancu dan... apaan sih.
Coba tes DNA dan mungkin bisa di explore, kita itu punya kesamaan dengan daerah mana aja.
Saya lahir dari rahim Manado dan diberi banyak rejeki oleh orang Batak.
dari wikipedia orang Manado yang mana adalah suku Minahasa mungkin berasal dari orang-orang di dinasti Ming, China.
Dari sumber lain orang-orang Manado sendiri asalnya dari Mongolia yang akhirnya kawin sana-sini dengan orang Portugis juga Jepang (dan mungkin warga lokal juga) yang menghasilkan muke-muke begini ini *ngaca*
Batak sendiri versinya paling banyak, dari katanya mungkin dari Vietnam, Burma, Thailand, Mongol hingga India (paling gencar sih katanya Israel juga, gosipnya Batak itu suku Yahudi yang hilang, cool). Mau gimana pun semuanya berasal dari daerah lain di luar negara ini.
sitou timou tumou tou
kata Sam Ratulangi, jadi manusia itu kudu memanusiaken orang lain.
Sebuah nasehat yang mengingatkan... bahwa..
kita ini satu spesies guys.
lahirnya sama-sama ga bisa milih.
Coba tes DNA dan mungkin bisa di explore, kita itu punya kesamaan dengan daerah mana aja.
Saya lahir dari rahim Manado dan diberi banyak rejeki oleh orang Batak.
dari wikipedia orang Manado yang mana adalah suku Minahasa mungkin berasal dari orang-orang di dinasti Ming, China.
Dari sumber lain orang-orang Manado sendiri asalnya dari Mongolia yang akhirnya kawin sana-sini dengan orang Portugis juga Jepang (dan mungkin warga lokal juga) yang menghasilkan muke-muke begini ini *ngaca*
Batak sendiri versinya paling banyak, dari katanya mungkin dari Vietnam, Burma, Thailand, Mongol hingga India (paling gencar sih katanya Israel juga, gosipnya Batak itu suku Yahudi yang hilang, cool). Mau gimana pun semuanya berasal dari daerah lain di luar negara ini.
sitou timou tumou tou
kata Sam Ratulangi, jadi manusia itu kudu memanusiaken orang lain.
Sebuah nasehat yang mengingatkan... bahwa..
kita ini satu spesies guys.
lahirnya sama-sama ga bisa milih.
Subscribe to:
Comments (Atom)