kali ini mengecewakan, karena Milan menang mudah tiga gol tanpa balas. Kecewa namun entah mengapa ringan saja rasanya. Bagi milanisti pastinya sebuah mood booster untuk seminggu kedepan. Hari ini pergi ke kampus, sekolah, kantor atau ke burjo menggunakan jersey atau jaket berlogo AC Milan. Membahas kemenangan ini tanpa henti... hal yang sama jika Inter tadi menang.
Februari sudah menyingsing dan sepatu ukuran 45 masih sulit ditemukan di Jogja. Oh, lengkapnya sepatu ukuran 45 dengan harga kisaran tiga ratus lima puluh ribu rupiah. Ukuran besar biasanya hanya tersedia di sepatu yang harganya jutaan. Kempis dompet abang.
Bulan ini memang akan direncanakan pengadaan alat berupa sepatu, kaos kaki serta celana pendek untuk memulai latihan kembali demi kesehatan jasmani dan rohani. Semoga rejeki datang silih berganti tuk memenuhi itu semua. tentunya jangan lupa berzakat.
Berzakat selain menyumbang ke amil zakat dapat pula dilakukan sambil mengisi perut. Harga burjo dan angkringan memang tidak semurah dahulu. Kini mahalnya bisa serupa harga nasi padang. Dibenci namun tetap dicinta. Tidak ada pilihan lain. Selain untuk mengisi energi untuk beraktivitas, makan di rumah makan usaha menengah juga bagian dari bersedekah. Dengan rupiah yang kita berikan sebagai alat tukar, abang, eneng, bapak, ibu, aa dan teteh penjual dapat menghidupi keluarga mereka, bayar listrik, sekolah anak hingga liburan ke gembira loka. Mulia bukan. Maka jika sempat mari makan di tempat-tempat tersebut, agar ekonomi kita tetap kuat di MEA ini.
No comments:
Post a Comment