yang berarti dan menghasilkan pundi-pundi kehidupan.
oh.. belum. Belum ada untuk saat ini.
Ketika tak ada lagi kiriman dari investor pusat.
kini hidupku sedang di ujung tanduk di Jogja.
Tanpa pekerjaan yang pasti dan penghasilan yang berarti.
Sebenarnya ini hidup yang ideal, bisa ketemu orang banyak dan dolan-dolan agar sehat dan berkeringat. Tapi kurang baik untuk sebuah usaha mengejar kekayaan demi bertahan hidup hingga akhir tahun.
Tapi setiap harinya ku selalu membuang jauh keraguan mengenai Tuhan sang pencipta dan pemberi rizki. kuyakin Ia akan memberinya. Pasti.
Tuesday, October 25, 2016
Friday, October 7, 2016
Orang Indonesia
asli itu rancu dan... apaan sih.
Coba tes DNA dan mungkin bisa di explore, kita itu punya kesamaan dengan daerah mana aja.
Saya lahir dari rahim Manado dan diberi banyak rejeki oleh orang Batak.
dari wikipedia orang Manado yang mana adalah suku Minahasa mungkin berasal dari orang-orang di dinasti Ming, China.
Dari sumber lain orang-orang Manado sendiri asalnya dari Mongolia yang akhirnya kawin sana-sini dengan orang Portugis juga Jepang (dan mungkin warga lokal juga) yang menghasilkan muke-muke begini ini *ngaca*
Batak sendiri versinya paling banyak, dari katanya mungkin dari Vietnam, Burma, Thailand, Mongol hingga India (paling gencar sih katanya Israel juga, gosipnya Batak itu suku Yahudi yang hilang, cool). Mau gimana pun semuanya berasal dari daerah lain di luar negara ini.
sitou timou tumou tou
kata Sam Ratulangi, jadi manusia itu kudu memanusiaken orang lain.
Sebuah nasehat yang mengingatkan... bahwa..
kita ini satu spesies guys.
lahirnya sama-sama ga bisa milih.
Coba tes DNA dan mungkin bisa di explore, kita itu punya kesamaan dengan daerah mana aja.
Saya lahir dari rahim Manado dan diberi banyak rejeki oleh orang Batak.
dari wikipedia orang Manado yang mana adalah suku Minahasa mungkin berasal dari orang-orang di dinasti Ming, China.
Dari sumber lain orang-orang Manado sendiri asalnya dari Mongolia yang akhirnya kawin sana-sini dengan orang Portugis juga Jepang (dan mungkin warga lokal juga) yang menghasilkan muke-muke begini ini *ngaca*
Batak sendiri versinya paling banyak, dari katanya mungkin dari Vietnam, Burma, Thailand, Mongol hingga India (paling gencar sih katanya Israel juga, gosipnya Batak itu suku Yahudi yang hilang, cool). Mau gimana pun semuanya berasal dari daerah lain di luar negara ini.
sitou timou tumou tou
kata Sam Ratulangi, jadi manusia itu kudu memanusiaken orang lain.
Sebuah nasehat yang mengingatkan... bahwa..
kita ini satu spesies guys.
lahirnya sama-sama ga bisa milih.
Tuesday, October 4, 2016
Memulai
mencoba makan yang bener lagi dengan olahraga yang cukup layaknya anak-anak pertemanan sehat.
setelah lama ndak icip buah dan sayur secara teratur karena terlalu banyak minum buah sachet yang iklannya Joshua plus plus dari asupan dalam plastik atau kardus lainnya membuat tubuh ini semakin kekar.
setelah lama ndak icip buah dan sayur secara teratur karena terlalu banyak minum buah sachet yang iklannya Joshua plus plus dari asupan dalam plastik atau kardus lainnya membuat tubuh ini semakin kekar.
Monday, October 3, 2016
Keinginan
nulis tentang PON kemaren cukup membara sehangat bara angkringan di depan Parsley yang akhirnya memberikan cerita lain tentang parkiran di jalan Kaliurang.
Kira-kira dua bulan terakhir, bangunan yang dulunya Toko Maju yang termashyur sedang dirombak dan dibangun sebuah dari-kelihatannya-sih-coffeeshop yang membuat banyak orang di dalamnya.
prediksi bapak-bakul angkringan mungkin sang-coffeeshop akan padu dengan yang punya toko kacamata di sebelahnya mengenai aturan parkiran. Konon doi emang sensitip masalah beginian (dan pernah tubir sekali).
Sambil mendengarkan gosip-gosip harian di angkringan disambi menatap mobil bejejer antara Gang Pamungkas hingga Indomaret sambil nebak-nebak pelanggan toko yang manakah mobil-mobil ini.
Karena toko didepannya udah tutup semua.
Kemudian cerita terus mengalir dari mulut-bapak-bakul-angkringan
"urusan karo wong luksuri ki angel"
yang kemudian menjawab penghuni-penghuni mobil yang menutupi tempat usaha orang lain. Hal kampungan ( ya maap-maap sih, tapi emang gitu) yang kerap dilakukan oleh pembawa mobil.
"nek ra iso parkir ya ojo gowo mobil"
cetus salah satu panelis pemerhati parkiran Karangwuni.
Dengan daerah yang cukup maju pertumbuhan penduduk migrannya, Jalan Kaliurang kisaran MM hingga Kentungan menjadi tempat favorit mendirikan usaha. Setelah di awal tahun dua ribu belasan berdiri Hoka-Hoka Bento, kemudian Parsley memperbesar kapasitas dan konsep tempat jualan rotinya hingga muncul Cafe Wifi Luxury dan akhirnya ada Tempo Gelato, yang diklaim sebagai makanan pokok para sista.
Dari tempat-tempat bisnis di atas hanya sedikit yang peduli dengan parkir dan cara parkir. Kurang bertanggung jawab sebagai pengusaha dan yang dirugikan tempat usaha lain yang halaman depannya atau tempat parkirnya dipakai sehingga pelanggan aslinya tidak bisa berparkir.
Tetapi yang lebih dirugikan sebenarnya adalah pengguna jalan baik yang bermotor atau jalan kaki.
Kendaraan bermotor sering mengalami macet karena kejadian putar balik atau pengendara lemot yang-padahal-udah-dikasih-jalan-tapi-tetep-ora-maju sehingga terjadi kemacetan yang menyebalkan dan menambah dosa-dosa masyarakat Sleman
yang ter-rugikan paling-paling adalah pejalan kaki. Karena harus berbagi dengan badan-badan kendaraan yang melintang. Sulit jalan-jalan sama istri atau teman dorong kereta bayi di sore hari di Jalan Kaliurang. Karena.. ya ga ada jalannya.
Kasian orang Buta yang tinggal di daerah situ, taruhannya nyawa.
Atau emang orang Cacat dan Manula ga boleh tinggal di Karangwuni ?
tega emang.
eh tapi kalo parkir boleh deng.
Kursi rodanya atau kereta bayinya yang di parkir.
asal bayar duarebu.
Kira-kira dua bulan terakhir, bangunan yang dulunya Toko Maju yang termashyur sedang dirombak dan dibangun sebuah dari-kelihatannya-sih-coffeeshop yang membuat banyak orang di dalamnya.
prediksi bapak-bakul angkringan mungkin sang-coffeeshop akan padu dengan yang punya toko kacamata di sebelahnya mengenai aturan parkiran. Konon doi emang sensitip masalah beginian (dan pernah tubir sekali).
Sambil mendengarkan gosip-gosip harian di angkringan disambi menatap mobil bejejer antara Gang Pamungkas hingga Indomaret sambil nebak-nebak pelanggan toko yang manakah mobil-mobil ini.
Karena toko didepannya udah tutup semua.
Kemudian cerita terus mengalir dari mulut-bapak-bakul-angkringan
"urusan karo wong luksuri ki angel"
yang kemudian menjawab penghuni-penghuni mobil yang menutupi tempat usaha orang lain. Hal kampungan ( ya maap-maap sih, tapi emang gitu) yang kerap dilakukan oleh pembawa mobil.
"nek ra iso parkir ya ojo gowo mobil"
cetus salah satu panelis pemerhati parkiran Karangwuni.
Dengan daerah yang cukup maju pertumbuhan penduduk migrannya, Jalan Kaliurang kisaran MM hingga Kentungan menjadi tempat favorit mendirikan usaha. Setelah di awal tahun dua ribu belasan berdiri Hoka-Hoka Bento, kemudian Parsley memperbesar kapasitas dan konsep tempat jualan rotinya hingga muncul Cafe Wifi Luxury dan akhirnya ada Tempo Gelato, yang diklaim sebagai makanan pokok para sista.
Dari tempat-tempat bisnis di atas hanya sedikit yang peduli dengan parkir dan cara parkir. Kurang bertanggung jawab sebagai pengusaha dan yang dirugikan tempat usaha lain yang halaman depannya atau tempat parkirnya dipakai sehingga pelanggan aslinya tidak bisa berparkir.
Tetapi yang lebih dirugikan sebenarnya adalah pengguna jalan baik yang bermotor atau jalan kaki.
Kendaraan bermotor sering mengalami macet karena kejadian putar balik atau pengendara lemot yang-padahal-udah-dikasih-jalan-tapi-tetep-ora-maju sehingga terjadi kemacetan yang menyebalkan dan menambah dosa-dosa masyarakat Sleman
yang ter-rugikan paling-paling adalah pejalan kaki. Karena harus berbagi dengan badan-badan kendaraan yang melintang. Sulit jalan-jalan sama istri atau teman dorong kereta bayi di sore hari di Jalan Kaliurang. Karena.. ya ga ada jalannya.
Kasian orang Buta yang tinggal di daerah situ, taruhannya nyawa.
Atau emang orang Cacat dan Manula ga boleh tinggal di Karangwuni ?
tega emang.
eh tapi kalo parkir boleh deng.
Kursi rodanya atau kereta bayinya yang di parkir.
asal bayar duarebu.
Subscribe to:
Comments (Atom)